//
Lestarikan Jamu Tradisional ala Merapi Farma

Senin, 02/7/2012 | Pamuji Tri Nastiti/JIBI/Harian Jogja | Harian Jogja

Melestarikan aneka tanaman herbal untuk bahan jejamuan bisa dilakukan dengan budidaya. Merapi Farma Herbal di Pakem, Jalan Kaliurang, Sleman menjadi salah satu usaha pengembangan tanaman obat dan obat tradisional.

Merapi Farma Herbal merupakan wisata agro yakni objek wisata tanaman obat dan jamu godog. Terletak di desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, Jogja, Merapi Farma Herbal mulai mengembangkan bisnis tanaman dan olahan tradisional.

“Meski tidak sesegar dulu, tetapi mengunjungi kawasan budidaya sekaligus menikmati jamu rasanya beda, lebih segar,” kata Prasojo, saat mampir di warung jamu cabang Pakem, di Jalan Tentara Pelajar, Sleman, Sabtu (30/6).

Pemilik usaha, Sidik Raharjo mengatakan, Merapi Farma Herbal tidak hanya mencoba membudidayakan aneka tanaman obat-obatan, tetapi juga mengolahnya menjadi produk jamu kering dan jamu godog yang siap diminum di tempat. “Sejak awal fokus ke tanaman obat dan olahannya, di kebun ini berisi lebih dari 200 jenis tanaman obat,” tuturnya.

Selain berbagai pengatahuan mengenai tanaman obat yang bisa langsung diketahui dari guide, di kawasan itu juga bisa menikmati aneka jamu godog. Beberapa di antaranya yakni jahe merah, jahe wangi, jahe spesial, kunir asem, kunir putih, beras kencur, temulawak, sirih wangi.

Jamu Godok

Jamu godog di Merapi Farma Herbal menjadi menu khas. Jamu diletakkan di dalam kuali sebelum diracik campurannya sesuai pesana pembeli. Sidik mengatakan, jamu godog adalah jamu yang terbuat atau diracik dari beberapa jenis herbal yang berupa simplisia atau rajangan tanaman obat, yang diolah melalui beberapa proses secara bersih untuk mendapatkan produk bermutu.

“Kalau mau dibawa pulang juga banyak pilihan paketnya, ada ekstrak ada rempah kering,” lanjutnya.

Mencoba measyarakatkan jamu godog, Sidik bahkan membuka cabang warung jamu di beberapa tempat. Namun, karena minat pada jamu godog kini tidak terlalu tinggi, kini fokusnya pada pengolahan rempah untuk jejamuan.

Salah satu produk jamu kering yang laris yakni Jagasrat, racikan jamu kering untuk mengobati asam urat. “Namanya orang tua masih mantep kalau minum jamu, syukurlah ada macam-macam pilihan jamu di warung Jamu Godog ini,” kata Ana Haryati, 52.

Selain Jagasrat beberapa racikan lainnya yakni Jagaranggi untuk darah tinggi, Jagawas untuk wasir, Jagatung untuk jantung, Jagamuk untuk meluruhkan kolesterol, Jagatal untuk penyakit gatal, Jagatu untuk kencing batu atau diabetes, dan lainnya.

Sumber: http://www.solopos.com/2012/07/02/lestarikan-jamu-tradisional-ala-merapi-farma-198358?mobile_switch=mobile

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s