//
you're reading...
Uncategorized

Manfaat Tanaman Pronojiwo

Tanaman Perdu dengan buah polong dan biji membuat tumbuhan ini sering disebut Pronojiwo saja. Tanaman ini dikenal sebagai obat penguat tubuh terutama untuk lemah syahwat. Nama latinnya adalah Sterculia javanica. Tanaman obat berpenampilan serba langsing ini dinamakan pranajiwa. Hingga kini, tak ada catatan sejarah yang bisa menjelaskan asal mula nama itu. Yang pasti, khasiat dan “kesaktian” tumbuhan obat multiguna ini sangat populer di kalangan peracik obat-obatan yaitu sebagai pemacu gairah sexual laki-laki.

Pranajiwa adalah tumbuhan perdu tegak dengan tinggi 0,5 m-1,5 m. Sekilas, bentuk daun anggita keluarga Leguminosae ini mirip daun melinjo. Pranajiwa terdapat di Pegunungan Himalaya, Filipina, dan Indonesia. Biasanya, tanaman padat manfaat ini bisa kita jumpai di daerah pegunungan dengan ketinggian 1.000 m – 2.000 m dpl.

DSC_7301

Bunga Pronojiwo.

DSC_7304

Buah Pronojiwo.

Susunan daun pranajiwa /Pronojiwo berselang-seling dengan tangkai yang panjang. Setiap tangkai terdiri dari 3-5 anak daun berwarna hijau mengkilat. Panjang daunnya sekira 10 – 15 cm dengan pangkal membulat dan ujung lancip. Sedangkan tangkai bunganya, bersembulan dari ketiak-ketiak daun, tersusun bertandan dalam jumlah banyak. Ukuran bunga-bunga putih ini cukup mungil, sekira 1,25 cm.

Buah pranajiwa yang mirip polong ini, berbentuk lonjong dengan panjang 1-2 cm. Pada waktu muda, polong berwarna cokelat dan berubah hitam keunguan setelah matang. Umumnya, dalam satu polong, terdapat satu biji yang besar sedangkan rasanya sangat pahit. (yd)

About merapifarmaherbal

CV. Merapi Farma Herbal Jamu Godhog Khas Jogja

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s